“22 Januari, kita berjanji... Coba saling mengerti, apa di dalam hati. 22 Januari, tidak sendiri...” Begitu Iwan Fals menyuarakan sepenggal momentum amat penuh berarti. Dan dia tak sendiri soal yang satu ini. Sebab,
“Aku punya kekasih, yang baik hati... Dan kami, akan berjanji sehidup semati...” Begitu persisnya, kalau Budi Tuob dan Shanti bakal melanjutkan lirik ungkapan senada pasti yang ada di dalam hati. Ya, cerita cinta keduanya bakal diabadikan dalam sebuah bahtera rumah tangga, 22 Januari mendatang.
Awalnya. Kisah kasih mereka bermula dari kesamaan tempat bekerja pada sebuah bank swasta terkemuka di Ibu Kota, Sekitar tiga tahun silam, Shanti--yang waktu itu masih menjadi pegawai baru--langsung menjadi “target operasi” si aktivis HTML. Patut dimaklumi. Jejaka satu ini memang acap mengembangkan hobi menjalin hubungan dengan pegawai baru, khususnya kaum hawa.
Pendekatan intensif selama beberapa bulan ala sosok berpostur tinggi besar itu tak sia-sia. Buktinya, usai berbagi hati plus rasa pada sebuah
birthday party rekan sekerja di sebuah restoran pasta, Shanti Susanti pun takluk ke pelukan sang maestro cinta. Sebaliknya, Budiyono juga bertekuk lutut di sujud teling sang bidadari.
Persisnya, sebuah plesiran ke Dunia Fantasi membuahkan goresan pesona cinta penuh makna. Kebetulan hari itu, 27 Agustus 2003, memang bersejarah, tatkala Planet Mars mendekati Planet Bumi. Seusai berjalan-jalan sore, mereka berdua sepakat berikrar untuk menjalin tali kasih lebih mendalam lagi.
Sejak saat itulah, hubungan keduanya berlanjut semakin mesra. Tiada hari tanpa rajutan benang-benang asmara. Bahkan saling berkomunikasi via telepon hingga berjam-jam, tak lagi menghiraukan pulsa, begitu aku mereka.
Usut punya usut, gadis cantik yang hobinya membaca buku dan mendengarkan musik ini mengaku terpesona pada pandangan pertama. Lantaran itu pula, dia memantapkan hati bahwa punggawa HTML Safety Riding Team yang juga menduduki posisi Board of Sarasehan sekaligus moderator website dan
milist Honda Tiger itu memang pilihan hati.
Belakangan, keduanya berpisah karena Shanti mesti berpindah ke bank lain. Tapi itu bukan persoalan. Hubungan keduanya tak terputus, malahan bertambah mesra.
Hingga akhirnya, Tuob yang senantiasa menghabiskan waktu bersama Shanti dengan memanfaatkan
moment dinner bersama, menonton, dan
hanging around dalam berpacaran ini memberanikan diri melamar sang kekasih hati pada 18 Desember 2005 silam. Alhamdullilah, lamaran diterima. Tanpa bermaksud menunda-nunda lebih lama, prosesi pernikahan pun siap dijelang segera.
Bahkan, pasangan yang pernah
touring bareng Jakarta - Bandung berdua ini spontan mengundang rekan-rekan semua hadir di hari bahagia. Yang akan diadakan pada:
Hari/tanggal: Minggu, 22 Januari 2006
Waktu : 11.00 – 14.00 WIB
Tempat : Gedung Soedirman
Jl. Raya Batujajar No. 108
Batujajar, Bandung
Jawa Barat
Kehadiran dan restu dari teman-teman sungguh diharapkan. Tentu, tanpa melupakan doa agar keduanya menjadi keluarga yang
sakinah,
mawaddah, dan
warohmah. Amin.
“22 Januari, kita berjanji... Coba saling mengerti, apa di dalam hati. 22 Januari, tidak sendiri... Aku punya kekasih, yang baik hati... Dan kami berjanji untuk sehidup semati...”
Touring Resmi
Nah, seperti biasa, HTML pun menyiapkan diri menjelang perhelatan touring resmi ke kawasan Bumi Parahyangan ini. Berikut rincian prosedur yang diterapkan dalam penyelenggaraan Touring Resmi:
HTML Goes to Tuob-Shanti Ceremony.
General PIC: Faisal (Ical)
PIC Pendaftaran Offline: Ical (0813 108 55 189) dan Ibu Anita (0856 8608947)
PIC Pendaftaran Online: Edwin
* Pendaftaran bisa dimulai sejak informasi ini diumumkan dan ditutup sampai 19 Januari 2006.
Acara:
Keberangkatan touring akan digelar pada Minggu (22/1) di Parkir Timur, Jakarta, mulai pukul: 06.00 WIB. Rombongan akan langsung dialokasikan menuju tempat resepsi. Selepas itu, bakal dibuka kesempatan untuk bertandang ke Bandung, sebelum kembali lagi ke Jakarta menjelang sore hari.
Mohon maaf, panitia tidak menjamin ketersediaan ikut serta dalam rombongan touring bagi peserta yang terlambat. Bagi rekan-rekan yang bermaksud untuk membawa mobil atau sarana transportasi lainnya yang tidak mengikuti rombongan touring diharapkan memberikan konfirmasi kepada panitia untuk koordinasi.
PIC Touring Resmi: HTML Goes to Tuob-Shanti Ceremony
Faisal
TAMBAHAN PENTING
Dalam touring resmi kali ini, HSRT akan menerapkan pola 8 (delapan) motor dalam setiap kelompok touring (klotur). Setiap klotur ini terdiri dari dua orang petugas (Voorijder di bagian depan barisan serta Sweeper di bagian belakang rombongan) dan 6 (enam) peserta touring.
Metoda
blocking di lampu merah, persimpangan jalan, dan memaksa agar rombongan tak terputus diharapkan tidak terjadi sama sekali dalam ajang kali ini. Petugas harus berkoordinasi bila harus memecah barisan dalam dua kelompok atau jumlah yang lebih kecil, untuk nantinya kembali bersatu di areal yang dinilai aman dan tidak mengganggu mobilitas lain di jalan raya.
Kendaraan
Para peserta touring diharapkan mempersiapkan kondisi kendaraan SEMAKSIMAL mungkin. Minimal persyaratan
safety kendaraan harus terpenuhi. Mohon peserta untuk mengisi FULL TANK bahan bakar sebelum berangkat.
Peserta
Mohon mengisi form pendaftaran touring terlampir di bawah dan mengirimkannya ke
edwin.tutkey@gmail.com.
Rute Perjalanan
Grup I:
Parkit, Gatot Subroto, Mampang, Warung Buncit, TB Simatupang, Lentengagung, Margonda, Depok, Karang Tengah, Bogor, Ciawi, Puncak, Cianjur, Ciranjang, Cipatat, Padalarang, Cimareme, Batujajar.
Grup II:
Parkit, Gatot Subroto, MT Haryono, Cawang, Cibubur, Jonggol, Cianjur, Cipatat, Padalarang, Cimareme, Batujajar (
http://budiyono.com/invitation).
Pola Touring
Touring HTML kali akan menerapkan sistem baru, yakni:
1 (satu) kelompok touring terdiri dari 8 (delapan) orang peserta sekaligus petugas.
Pendaftaran
Pendaftaran Touring HTML Goes to Tuob-Shanti Ceremony terbuka untuk seluruh
member HTML, baik yang berstiker maupun yang belum berstiker.
Pendaftaran dibuka sejak 12 Januari 2006 hingga 19 Januari 2006.
Form Pendaftaran
Peserta/Boncenger
Nama :
Alamat :
Telp/Hp. :
Telp keluarga/teman dekat : (untuk emergency)
Boncenger : Ya / Tidak, jika Ya, nama :
Telp keluarga/teman dekat : (boncenger, untuk emergency)
Motor
No. :
Tahun :
Kondisi : Baik / Cukup / Kurang
Modifikasi :
HTML
No. : (nomor HTML, bagi yang sudah punya)
Wilayah :
Riding Skill
Style: Slow Touring / Speed Touring / Flexible / lain-lain.
Preferensi: (sebutkan ingin bergabung di kloter mana)
Pengalaman: (pengalaman touring resmi HTML)
HAL-HAL PENTING YANG HARUS DIPATUHI PETUGAS DAN PESERTA TOURING
PERSYARATAN KENDARAAN dan PESERTA
Wajib
tune up, sebelum melakukan perjalanan. Bagi kendaraan rekan-rekan yang mengalamai
trouble karena kesalahan sepele (tidak tune up, lupa ganti oli, tidak mengecek standar kelistrikan, dll) di dalam kota, sampai lingkup perbatasan kota akan didiskualifikasi oleh Panitia. Peserta yang mengalami trouble akan ditinggalkan di tempat yang aman, untuk menunggu bantuan dari
team support HTML yang tidak ikut touring.
PERLENGKAPAN KENDARAAN HARUS LENGKAP DAN BERFUNGSI DENGAN BAIK
Kaca spion harus ada dan dapat berfungsi, lampu-lampu standar kendaraan harus berfungsi dengan baik (head lamp, brake lamp, sign lamp, dan untuk yang memakai lampu rem/lampu asesoris tambahan yang dapat mengganggu konsentrasi peserta lainnya harap dilepas), rem depan dan belakang berfungsi dengan baik, ban layak pakai, minimal ketebalan kembang ban 3 mm.
PESERTA WAJIB MEMAKAI PERLENGKAPAN TOURING STANDAR
Jaket, sarung tangan (diperkenankan tidak memakai bagi yang tidak biasa), helm full face (minimal half face, dilarang memakai cetok), rompi (jika ada), jas hujan (wajib bawa, dilarang keras model ponco), obat-obatan dan perlengkapan pribadi.
STNK, KTP dan SIM wajib dibawa. Bagi rekan-rekan yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat tersebut, PANITIA tidak bertanggung jawab atas segala hal yang berhubungan dengan peserta, menyangkut kelengkapan surat-surat berkendara.
SCREENING
Petugas (RC dan TO) akan melakukan
screening terhadap kendaraan dan kelengkapan peserta. Bagi peserta yang dinilai tidak lengkap dan tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan, berhak didiskualifikasi oleh petugas. Semua anggota WAJIB datang 1 (satu) JAM sebelum keberangkatan.
TEKNIS PERJALANAN
Dilarang keras membunyikan (memakai) sirine dan klakson secara berlebihan , kecuali petugas dan dalam kondisi darurat. Hal ini untuk menghindari provokasi dan pendapat miring dari masyarakat.
Peserta dilarang ikut campur mengatur, menanggapi permasalahan selama touring tanpa permintaan dari petugas. Seluruh keputusan dan teknis perjalanan akan dilaksanakan oleh petugas (Group Leader/Road Captain/Safety Officer/Voorijder/Sweeper).
TROUBLE PERJALANAN DAN EVENT
Jika ada trouble selama perjalanan, sekali lagi peserta tidak perlu ikut campur, biarkan petugas yang mengatasi. Selama event berlangsung pun juga begitu. Panitia telah membentuk SAFETY GUARD langsung di bawah komando PIC. Kontak pihak keamanan terdekat (kepolisian, RS, dll) harap dicatat oleh petugas.
Dimohon dengan sangat agar peserta dapat menjaga kebersihan dan ketertiban di lokasi. Mohon nama baik HTML dijaga. Jangan mengotori dan bertingkah sembarang, membuang sampah pada tempatnya, tidak sembarangan membuang puntung dan abu rokok, tidak merusak fasilitas lokasi, plus menjaga kerapihan.
PARKIR
Mohon untuk parkir dengan rapi, tidak mengganggu pengguna jalan lainnya dan di tempat yang aman. SO dan Sweeper wajib mengatur parkir dengan aman. Untuk keberangkatan parkir di Parkit akan langsung dibagi per kelompok touring (klotur).
HSRT