View Full Version : Potensi BAHAYA menyalakan LAMPU HAZARD kala hujan deras


édwin
26-07-2004, 02:03
FYI,
dari milis moge

Potensi BAHAYA menyalakan LAMPU HAZARD kala hujan deras

Saat mengemudi pada cuaca hujan apalagi kian deras di jalanan tol
siapapun bakal merasa terganggu dengan nyala lampu hazard
(ke-empat sen berkedip-kedip) mobil lain yang bergerak. Anehnya
banyak pemilik mobil yang bagai prosedur baku, segera menyalakan hazard kala hujan. Padahal, sebetulnya dia juga bakal terganggu oleh kedipan lampu berwarna oranye itu.Sekarang, kebiasaan ini semakin menjadi di hampir seluruh ruas jalan di Tanah Air.

Walaupun amat mengganggu, ternyata kian banyak pengemudi yang
mengaktifkan hazard kala mobil melaju. Di bawah guyuran hujan
dengan jalanan licin, Jelas kegiatan itu amat membahayakan. Perilaku ini adalah salah besar.

Di Dunia internasional, menurut mantan pembalap nasional Aswin Bahar,
menyalakan hazard kala mobil bergerak, apalagi ketika hujan, adalah
PELANGGARAN BERAT ATAS ATURAN LALU LINTAS DARAT. "Kalau di negara lain pasti telah ditindak oleh petugas," urai Aswin. Karena itu,
pemegang sejumlah sertifikat sekolah mengemudi dari beberapa negara
Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang ini menyatakan, budaya menghidupkan hazard kala hujan harus segera dihentikan.

"Petugas tol, polisi, dan mungkin wartawan harus menyosialisasikan
bahwa hazard hanya boleh dinyalakan kalau mobil berhenti.

Bisa karena rusak atau berhenti akibat keadaan darurat," pintanya. Namun, bagaimana dengan semangat ingin memberitahukan adanya mobil dengan menyalakan hazard itu kala hujan deras dan banyak kendaraan sedang sama-sama melaju dijalanan?
Menurut Aswin Bahar, maksud baik itu cukup dengan menyalakan lampu.
Berikut rekomendasinya atas penggunaan lampu kala berkendara pada cuaca hujan.
Gunakan hazard hanya bila darurat Lampu hazard, nyala berkedip pada
keempat sen, merupakan tanda darurat bagi sebuah mobil. Maka, hazard hanya boleh diaktifkan bila mobil mengalami kondisi kedaruratan.
Bisa akibat mogok atau harus berhenti karena sesuatu alasan. Pendeknya, hazard hanya diperuntukan memberi tanda peringatan bagi kendaraan lain dan hanya boleh dinyalakan kala mobil berhenti dipingir jalan.

Gunakan lampu kecil bila hujan dengan semangat ingin memberi 'tanda'
bahwa mobil sama-sama melaju di tengah hujan, cukup dengan menyalakan lampu utama kendaraan bersangkutan. Kalau kian deras dan cuaca amat gelap, nyalakan lampu kabut. Di sini perlunya memasang lampu kabut pada setiap mobil yang berpotensi sering melalui cuaca hujan dan gelap. Lampu belakang berwarna merah, merupakan pilihan
tepat bagi upaya memberitahukan posisi mobil. Pilihan warna ini telah
melalui serangkaian riset pabrikan otomotif selama bertahun-tahun.
Artinya, hanya warna itu yang dianggap aman dan bisa menembus gelombang cuaca hujan hingga kabut. Nyala lampu belakang itu telah cukup menerangi sekitar mobil. Maka untuk memberitahukan posisi mobil saat cuaca hujan atau kabut sekalipun, tak harus dengan menyalakan hazard.

Selalu pakai sen bila berpindah jalur Penggunaan lampu sen wajib bagi
pengemudi yang hendak berbelok dan berpindah jalur.
Bagi penguna jalan tol, kegiatan ini mutlak amat penting. Apalagi bila hujan sedang bertandang amat deras, penggunaan sen (sign) amat membantu pengemudi lain untuk waspada.

Bayangkan, bila Anda menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu
pengemudi lain, sen-pun tak akan berfungsi.
--------------------------------------------------------------------------
Artikel diatas ini disumbangkan oleh rekan Amstrong Mia dari product
Planning Nissan Motor Indonesia, semoga dapat menambah wawasan
teman2 akan bahayanya pasang lampu hazzard di kala hujan. ternyata
kesalahan umum jadi kebenaran public ya.. yang saya belum paham, kalo
konvoi boleh enggak ya pasang lampu hazzard..?

adrian
26-07-2004, 04:06
kalo flasher ma hazard sama apa beda??

Nova
26-07-2004, 08:24
Flaser kan nyalanya :
- kanan kanan kanan kiri kiri kiri tergantung temponya
bisa dipercepat juga diperlambat

kalo Hazard nyalanya :
- kanan kiri kanan kiri berbarengan serempak dua2nya,
gitu

menurut gw seh,
ada benarnya tuw,
kalo nyala hazard untuk MOBIL / MOTOR YANG BERHENTI,
tapi, kalo untuk tanda bahwa motor / mobil itu bermasalah
contoh mobil karbunya kotor /filternya jadi harus pelan
boleh kan nyala hazardnya ? ':roll:',

ato motor dalam keadaan hujan lebat, sehingga pandangan
terbatas, mungkin ada baiknya menggunakan Hazard tuk
menambah daya lihat kendaraan dibelakangnya.cmiiw.

Nova
B 7199 SZ

· mooh ·
26-07-2004, 10:29
hmm..
dari tulisan yg panjang tadi.. yg perlu digarisbawahi
kenapa pemakaian lampu hazard waktu mobil bergerak dianggap berbahaya
menyalakan hazard kala hujan.............bakal terganggu oleh kedipan lampu berwarna oranye
hmm..
bingung nanggapinnya..
tapi kalo hazard mobil yg berkedip tidak terlalu cepat itu..
gw sering liat orang pake..
tapi.. gak menganggu tuh..
malah efeknya ya itu.. nambah awareness
tapi..kalo flasher kita..
ngg.. itu memang lumayan mengganggu pandangan..
jadi... saya pribadi akan mulai ngurangin pake
kecuali kalo konvoi dan
waktu malah jalanan sepi
ataw minta diperhatikan
biar si bongsor gak stealthy...
biar si bongsor gak invisible
biar si bongsor terperhatikan
daripada tiba2 ditabrak mobil yg lagi ngebut
well..
kalo aja kita bisa tanya bener2 si disainer awal lampu hazard
utk apa sih sebenernya mereka bikin itu

BoCil
26-07-2004, 10:36
bingung bingung :roll:

kalo ujannya lumayan gede + deres biasanya kan org2 pada nyalain kaya gitu smua,terutama kalo di jln tol kan yah?

tp yah itu tadi bingung kalo mo pindah2 jalur ga ngasi sen dulu :roll:

tp baru tau neh, yang kaya gitu namanya hazard :lol: keren juga :idea:

amannatur
26-07-2004, 10:53
Flaser kan nyalanya :
- kanan kanan kanan kiri kiri kiri tergantung temponya
bisa dipercepat juga diperlambat

kalo Hazard nyalanya :
- kanan kiri kanan kiri berbarengan serempak dua2nya,
gitu

...........................

Nova
B 7199 SZ

:?: :?: :roll: :?: :?:

Flazer itu alatnya yang bunyi cetik - cetik CMIIW

· mooh ·
26-07-2004, 11:01
flasher..
udah masuk daftar istilah HTML gak sih
..
flasher yg artinya dipersempit utk HTML itu
adalah.
alat tambahan yg dipasang utk membuat lampu sein standar
jadi nyala bergantian dng pola khas html
-kiri 3x dng cepat lalu kanan 3x dng cepat
menurut pa' dadang, memang bisa disetel delay2nya itu

cmiiw

eri
26-07-2004, 15:23
Flaser kan nyalanya :
- kanan kanan kanan kiri kiri kiri tergantung temponya
bisa dipercepat juga diperlambat

kalo Hazard nyalanya :
- kanan kiri kanan kiri berbarengan serempak dua2nya,
gitu
.......

Yg gw tau:
Flasher: alat yg berfungsi untuk membuat lampu nyalanya jadi berkedip-kedip (CMIIW), kalo lampu sein dah ga kedip2 lagi, flasher ini yg harus diganti
Hazard : Nyala lampu yg kedipannya berbarengan kanan-kiri-depan-blk
Yg nyala kanan3x - kiri3x itu lampu Flip-Flop

kalo gw nyalain lampu hazard/flip-flop pas kalo konvoi aja sebagai tanda kalo kita masuk didalem konpoi itu, trus dipake lagi kalo pulang sendiri waktu malem banget, dimana jalanan dah sepi.... lumayan kan disangkain moge/patwal... :D

kalo ujan deres bgt, nyalain lampu sambil jalan pelan-pelan :) ga pake hazard/flip-flop....

pissss ahhhhh

Buytze
26-07-2004, 22:48
sebaiknya waktu hujan pake hazard aja, jangan yang kelap - kelip kanan kiri, sebenarnya hazard emang fungsinya untuk ngasih tau kendaraan lain kalo kita ada masalah atau sedang berhenti sambil melakukan aktivitas, entah kencing, atau nelpon..jadi kendaraan yang lain bisa tau.

édwin
26-07-2004, 22:54
bros..
point nya ada di bawah

Selalu pakai sen bila berpindah jalur Penggunaan lampu sen wajib bagi pengemudi yang hendak berbelok dan berpindah jalur.
Bagi penguna jalan tol, kegiatan ini mutlak amat penting. Apalagi bila hujan sedang bertandang amat deras, penggunaan sen (sign) amat membantu pengemudi lain untuk waspada.

Bayangkan, bila Anda menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu pengemudi lain, sen-pun tak akan berfungsi

pada ngelantur yak.. :lol:

Buytze
26-07-2004, 23:03
ya kan itu maksud eke win, sebaiknya memakai hazard waktu stop aja gicu...

Dondee
26-07-2004, 23:13
yg gw tau seh kalo konvoi harus nyalain flaser..kalo gak punya sign kanan di nyalahin

Buytze
26-07-2004, 23:23
rata2 emang begicu, but...KALAU HUJAN DISARANKAN TIDAK MEMAKAI HAZARD, lebih baik menyalakan lampu saja, ocret! kendaraan lain tidak tau kita mau belok mana kalo dinyalakan selain itu kalo hujan pandangan jadi pendek.

Nova
27-07-2004, 07:57
Solusinya mungkin tetep pake Hazard/Flasher ketika hujan,
tapi Sein juga berfungsi, bukan begitu betul ':roll:'':roll:'

Nova
B 7199 SZ

· mooh ·
27-07-2004, 08:32
pake flasher.. tapi kalo mo belok..matiin..dan pake tuh sein..
selama disain flashernya msih sprt skrng
yg masih punya switch sendiri
harusnya dibikin yg kalo sein dipake
langsung flashernya mati..
bisa gak ya ? :roll:
harusnya bisa.. cuma siapa yg mo mulai bikin..???

eri
27-07-2004, 08:51
sok atuh yg ahli elektronik....

Buytze
27-07-2004, 18:56
ga bisa bro! coba tanya deh ama yang sering turing kalo hujan lebat biasanya mereka matiin hazard trus nyalain lampu, lebih safe...[ katanya seh]

ahmad ridwan
27-07-2004, 23:22
yang benar kalau sedang dalam perjalanan tertimpa hujan deras enggak usah nyalain apa-apa ( alias berhenti ) sembari nunggu hujan reda khan bisa mampir ke kedai kopi dulu luuuuuuumayan ngangetin badan hehehehe.......................


wassalam
Ridwan
B 7829 NX

Buytze
28-07-2004, 18:54
telat dunk nyampenya, tapi lebih enak lagi berenti di panti pijet trus pijet biar badan segar kembali...hehehehhe

dedy
29-07-2004, 10:46
enaknya pas ujan. lg di rumah.... sambil minum teh anget dan ngelapin tigi.trus idupin plaser...ngetes mati apa idup tuh plaser.... :lol:

· mooh ·
29-07-2004, 10:57
:arrow: pisang goreng angetnya mana bro :?:

yatna
29-07-2004, 11:30
Hayo-hayo jangan pada OOT, kembali ke asal yah.... :lol: :lol:

laurent
05-08-2004, 20:56
Bayangkan, bila Anda menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu pengemudi lain, sen-pun tak akan berfungsi
-----------------------------

menurut gue salah satu filosfi dan GOALS dari Safety Riding adalah bahwa TAHU "keberadaan" kita dijalan raya-lah yang paling utama, sehingga Pengemudi lainnya bisa lebih "aware", so kalo Hazzard dihidupkan pada saat hujan justru sangat membantu, apalagi jika hujan sangat lebat dan jarak pandang sangat terbatas (misal : di TOL), sangat-sangat menolong sekali, bahkan jauh lebih baik dan jelas tentang "keberadaan" kendaraan lain (didepan) jika dibandingkan menggunakan lampu rem (merah),..

so menurut gue, pembatasan penggunaan Hazzards hanya saat berhenti saja kurang bijaksana, karena "segitiga" sudah mewakili...

penggunaan hazards pada saat hujan ataw dlm keadaan trouble (misal : abis kecelakaan, ataw stang dan alat lainnya belum berfungsi baik), akan memberikan "perhatian" ke pengemudi lain... utk lebih aware dan waspada

édwin
05-08-2004, 23:50
oom malih..
mungkin kita harus sudah memikirkan pengganti lampu hazzard yg difungsikan di lampu sign..
ada lampu tambahan gitu bro..
kira kira apa yak bro, flasher speed limiternya F1 jg bagus sih..

bbtriraharjo
30-11-2004, 18:09
Aturan lantas pasti dibuat untuk memberikan keselamatan berkendaraan, sebaiknya kita yg awam lebih memperhatikan konsiderans kenapa aturan itu harus dijalankan, sehingga kita bisa lebih arif bagaimana harus menyikapinya...

mblangsak
30-11-2004, 18:36
Hemm hazard pun kadang dah disalah gunakan... mobil berhenti dipinggir jalan u/ beli buah2an ajah lsg nyalain hazzard .. kaco

waktu itu baca wacana, lampu merah di kendaraan sudah cukup mewakili kala hujan lebat, tapi dijalanan beda praktiknya beda,...semua kendaraan lsg nyalain hazzard. Sedangkan hazzard sendiri di nyalakan kalo posisi darurat dan langsung menepi/berhenti.

kalo ujan mulai lebat... naik motor... agak binun ngasih aware orang dibelakang, flasher entar die pusing (bukan aware jd nya), lampu merah kurang terang ... pgn berhenti... posisi nggak ngedukung... walah2

udahan ajah kali yaaa kalo cape :D :binky:

dedy
30-11-2004, 18:57
itukan budaya luar negri.... masa kita harus ngikut peraturan dari negara orang terus sih.... beda dikit napa.. dipikirin amat. yg penting pak polisi ga nilang kita klo nyalaih lampu hazard... BM aja pake hazard klo lg jalan.. :-)

syahied
30-11-2004, 20:26
enaknya pas ujan. lg di rumah.... sambil minum teh anget dan ngelapin tigi.trus idupin plaser...ngetes mati apa idup tuh plaser.... :lol:

set dagh mulai OOT neeh.
menurut pribadi sekali lagi ini menurut pribadi looh,penggunaan hazard sangat berguna buat motor kala hujan deras, masah sih keganggu malah sekali lagi menurut saya pribadi pengendara lain akan terbantu kewaspadaanya karena lampu orange yang kedap kedip indah laksana jakarta kala ulang tahun.

bener degh kayaknya malah berguna, tapi ini menurut saya pribadi looh

IndraHernawan
01-12-2004, 00:41
Wah... kayaknya seru juga nih masalah hazard, nyumbang ah.
Di Indo penggunaan lampu hazard sudah salah kaprah yang sangat parah.
Contoh :
- Di sebagian Indonesia (papua, sulawesi, ntt, Bali, dsb) bila mobil/motor melewati perempatan akan menyalakan hazrad. Logikanya mereka, mereka tidak belok kiri/kanan, jadi untuk memberitahukan yang lain bahwa mereka mau jalan lurus dinyalakanlah lampu ajaib itu. Malahan saya pernah diperingtkan sama polisi di daerah papua untuk menggunakan cara itu kalau lewat perempatan...kacau!
- Di Jakarta pada saat hujan besar, penggunaan hazard makin lebih kacau lagi., terutama di jalan tol.
- Kalau ada orang konvoi, entah rolling thunder, nganter orang naik haji, iring-iringan jenazah, pulang nyunatin anak, semua peserta konvoi nyalain hazard.
- Yang paling kacau adalah polisi bermotor selalu menyalakan hazard. Yah ...seperti kita tahu bahwa polisi kita mempunyai masalah dengan “ego”nya. Tapi yang saya heran kenapa yang nyalain hazard pada saat patroli hanya polisi yang pake motor saja? (kecuali patroli polisi jalan tol bermobil yang berjalan perlahan di bahu jalan, ini malahan benar). Dan kegiatan ini diikuti oleh pengendara motor lainnya.

Kalau dilihat artinya sih, kata “hazard” itu kan bersifat memberitahukan bahaya. Jadi digunakan untuk yang bersifat darurat/emergency
Setahu saya, me-refer aturan internasional dan aturan nasional (ada aturannya tapi belum detail sehingga banyak yang salah mengartikan, walau polisi sekalipun) lampu hazard digunakan bila mobil/motor harus berhenti dalam keadaan yang sifatnya darurat, seperti misalnya terjadi kerusakan, dan bukan disebabkan hal lain, misalnya beli teh botol.

Kalau dilihat warna lampu yang dipakai untuk hazard adalah kuning –bukan merah, atau biru--, juga ada alasannya. Dalam spektrum warna, panjang gelombang warna kuning sedikit lebih pendek dari warna merah tetapi warna kuning lebih “menyengat” dan cenderung mengeliminir warna di sekelilingnya. Sehingga para ahli jaman dulu memutuskan menggunakan warna ini untuk pemakaian yang bersifat “warning”.

Dan karena alasan itu juga maka penggunaan lampu hazard pada hujan sangat mengganggu dan membahayakan. Logikanya pada saat supir berkonsentrasi menjaga jarak akan terganggu oleh nyala lampu hazard sehingga akan mempengaruhi kerja retina mata yang harus terus menerus berkontraksi menyesuaikan dengan cahaya yang masuk.

Penggunaan yang benar:
- Hazard hanya boleh digunakan saat darurat saja.
- Pada saat hujan, gunakan lampu kecil/besar tergantung situasi. Jangan gunakan hazard, bahaya.
- Lebih baik menyalakan lampu besar bila mengendarai motor, walaupun siang hari, daripada nyalain hazard atau flip-flop.
- Penggunaan hazard dalam konvoi hanya boleh Road Captain/Vooreijder dan Sweeper/ Penutup saja.

Indra

Riza
01-12-2004, 04:16
panjang... tapi mantap ndra... intinya... hazard menyala sein tidak berfungsi...

De Cahya
01-12-2004, 10:52
Indra Hernawan yang paling komprehensive.
Jangan ragu dibagian hazzard bro Indra, karena memang hazzard artinya bahaya. Canggih ndra, emang intinya kalo lagi gak dalam kondisi bahaya atau darurat yang nyalain hazzard lamp itu gaya-gayaan aja supaya menarik, untung aja motornya tigi kalo motor dibawah 200cc pasti keliatan jauh lebih norak..:-) padahal kalo pada mikir, lampu kota diciptain buat apa sih?? bukannya buat mengidentifikasi keberadaan kita di jalan kepada pengguna lain.
Alasan lain muncul, "kan kalo pake lampu kota lampu rem kita jadi terganggu" (gw garuk-garuk kepala dulu deh..), gw males bikin jawaban buat yang ini tapi gw ajak aja yang nanya mikir ; "emang kalo lagi jalan malem tuh lampu rem kita gak berfungsi baik!" Kesimpulan lainnya yang ada dikepala gw, "wah ni orang menghina intelektualitas para pencipta kendaraan nech... dikira pabrik atau QC-nya goblok kali ya kalo fungsi lampu kota menganggu kinerja lampu rem dan peng-indra-an pengguna jalan lain".

Lainnya mungkin kita harus realize aja kalo kita bukan sedang bicara soal budaya atau mudahnya jangan apriori terhadap peraturan lalin yang datang dari negara lain. in fact negara ini salah satu yang bermasalah dengan jalan raya dan banyak negara2 lain memang lebih baik (kec. india kali ya).
Jangankan peraturan lalin, dasar-dasar hukum kita aja masih sangat berbau Belanda koq. Dan gw yakin tuh kalo para Bapak-Ibu petugas yang nyontekin kita (baca;study) aturan-aturan dari negara lain juga pasti pinter, minimal pake acara pilih-pilih yang sesuai sama Indonesia gitu lah. Buktinya kita gak melaju disebelah kanan kan ? :-)

Dan yang penting KESADARAN akan KESELAMATAN pengguna jalan (kita dan orang lain) dari kerugian nyawa, moril dan materiil. Bukan soal ditilang atau tidak oleh pak Pulisi.

Jadi kampanye nya : "gunakan lampu Hazzard sesuai sikon"
thanks, de_cahya

Skeleton
01-12-2004, 12:19
Sepakat banget sama Indra and Ade.. akhirnya ketemu juga gw sama loe di forum

By experience, kalo gw nyetir di jalan tol lagi hujan deras gw sangat terganggu sama mobil di depan gw yang ngidupin hazard, alasannya, sinar kuning yang kedip2 itu juga dibiaskan sama air hujan, kaca, dan bintik2 air yang jatuh dikaca.. efeknya jarak pandang gw jadi lebih pendek, konsentrasi gw juga jadi buyar.. yang pasti jadi lebih berbahaya buat pengguna jalan, karena kewaspadaan berkendara jadi berkurang, otomatis kalo ada halangan di jalan refleks kita bisa terganggu

Demikian juga kalo lagi bermotor, makanya sampe sekarang motor gw ga' gw pasangin hazard.. hehehe.. kalo ngeliat dari artikel yang dikirim Edwin, masuk akal jadinya kalo pabrikan motor ga' masangin hazard buat motor2 kecil... kan kalo trouble tinggal dipinggirin di jalan.. kalo buat motor gede mungkin laen cerita kali ya..

Disisi lain, kalo lagi ngumpul ngobrol, sering juga gw dapat masukan dari temen-temen tentang penggunaan hazard atawa lampu flip flop pada saat kita konvoi. Alasannya:

1. Mengganggu konsentrasi peserta konvoi dibelakangnya.. karena kedipan lampu yang terus menerus.. apalagi kalau dalam perjalanan malam..

2. Sangat berbahaya lagi kalau waktu hujan.. karena umumnya kalau kondisi hujan kaca helm pasti ditempeli butiran2 air.. belum lagi kaca mengembun.. pantulan cahaya hazard benar2 mengganggu jarak pandang dan konsentrasi...

Kesimpulannya, gw mendukung banget usulan Indra.. kalau konvoi cukup petugas aja yang pake hazard. Peserta boleh pake hazard jika memang benar2 diperlukan, misalnya saat lalu lintas padat, saat melintasi kota, atau kondisi2 tertentu agar rombongan tidak terputus.. kalau kondisi jalan kosong sih, hazard bisa dimatikan kali ya.. lumayan juga kan hemat aki.. Gw pikir pengendara lain juga udah bisa liat kok dari jauh ada rombongan motor mau lewat.. apalagi kalau lampu besarnya dinyalakan..

Tapi emang sih.. kalau konvoi cukup panjang en treknya bagus, model di puncak gitu.. kalo diliat dari ujung konvoi kelap kelip hazard emang keren..

Back to you friends.. just sharing..

moefid
01-12-2004, 13:55
Ulasan yang menarik, saya jadi ingin mengurangi pemakaian lampu hazard agar tetap bisa menggunakan lampu sein. Dan hanya akan menggunakannya dalam keadaan berhenti dan darurat penting.

· mooh ·
01-12-2004, 14:21
sebelumnya supaya edwin gak komentar
yg ada di motor ane sih flip flop, yg kedip 3 kiri 3 kanan
kalo kata edwin, lampu hazard yg kedip barengn kiri kanan berulang2

tapi entah itu flip flop, ato hazard
concern yg ada di thread ini valid
dan sejak baca juga, ane mengurangi pake flip flop yg dibeli dari p' dadang
paling sering skrng dipake kalo berenti di pinggir jalan, biar gak ditabrak
pernah sih waktu hujan sangat deras kemaren dipake lagi
krn mencoba berjalan terus, tapi agak di pinggir dan agak pelan,
mungkin idenya mirip sprt patroli jalan tol itu yah (mudah2an bukan justifikasi)
supaya orang lebih aware
tapi entahlah, mudah2an gak mengganggu pengguna jalan yg lain saat itu

mblangsak
01-12-2004, 14:45
Setuju buat bro riza ...
Pernah lagi touring ke luar kota, keadaan sudah melewati sangat malam ... lampu flip-flop/hazzard bisa buat mata semakin capek...bukan nya aware ...

salah satu teman malah kaya kehipnotis gitu... jd mata blank terus pas naek motor, wah bahaya kan?... untung nya jalanan sepi, jadi speed konstan.

hem... biasanya kalo hujan, gw nyalain flipflop... skrg jd ragu, ya wis ndak use nyalain ... tapi bener, kalo kena mata flipflop bikin pusing yach? :D

syahied
01-12-2004, 21:42
Setuju buat bro riza ...
Pernah lagi touring ke luar kota, keadaan sudah melewati sangat malam ... lampu flip-flop/hazzard bisa buat mata semakin capek...bukan nya aware ...

salah satu teman malah kaya kehipnotis gitu... jd mata blank terus pas naek motor, wah bahaya kan?... untung nya jalanan sepi, jadi speed konstan.

hem... biasanya kalo hujan, gw nyalain flipflop... skrg jd ragu, ya wis ndak use nyalain ... tapi bener, kalo kena mata flipflop bikin pusing yach? :D

gak setuju sama yang ini, pengalaman saya turing beberapa kali keberadaan flip flop (edwin dan mooh) atau hazard membantu saya menghilangkan rasa kantuk sumpeh degh, pernah jalan sama club lain yang gak menggunakan hazard dalam kondisi konvoi dan turing dengan medan yang sama, mata ngantuk beratz . nah loo ini yang aneh saya atau si mbalngsaq???

s.riyanto
02-12-2004, 16:46
kalau saya boleh comment:

1. inti dari dihidupkannya lampu hazard/flasher menurut saya adalah untuk menarik perhatian kita bahwa ada sesuatu perlu diperhatikan didepan kendaraan kita, sehingga kita perlu hati -hati

2. untuk itu kita tidak harus menatap kedipan lampu hazard/flasher terus menerus, sehingga kita menjadi merasa "mengantuk" (se-olah terhipnotis)

3. untuk pemakaian hazard pada saat berkendaraan di jalan tol menurut saya memang diperlukan pada saat hujan krn ada pengabutan dibelakang mobil yang berada dihadapan kita.

demikian sedikit tanggapan, mohon maaf apabila kurang berkenan

salam
suryo r - 511

gede semadi suta
02-12-2004, 17:00
maaf..... bukannya saya gak setuju dengan uraian diatas.....sekali lagi maaf.... tetapi saya hanya sekedar ingin menyampaikan pendapat saya bahwa hazard juga sangat kita perlukan di saat kita touring, agar kita dapat mengenali temen kita melalui spion. itu aja pendapat saya ... dan sekali lagi maaf...

édwin
03-12-2004, 01:44
ikut diskusi yak...
concern nya terutama soal touring..
numpang nanya, penggunaan hazzard masup dalam SOP ga ris?

alasannya masup akal..
hazzard ato filp flop digunakan untuk mengenali kawan sesama rombongan..
apalagi kita berusaha meminimalkan penggunaan sirine..otomatis rombongan tidak mungkin terjaga rapat

kalu soal hipnotis... itu betul.. apalagi dalam kondisi 12 jam terus menerus di jalanan

yg ane dapet dari kang saiful TAB,

biasanya bros bros TAB bgitu touring
leader menggunakan strobo

bgitu di jalan lebar
membuat formasi 2 jalur
yg di jalur kiri menyalakan lampu sign kiri
yg di jalur kanan menyalakan lampu sign kanan

bgitu berubah dalam formasi "high speed"
rombongan berubah jadi 1 jalur.. semuanya menggunakan lampu sign kanan..

fungsinya sebagai shock terapi untuk kendaraan dari arah berlawanan agar tetap di jalurnya, dan menyampaikan "pesan" bahwa rombongan dalam kondisi "menyusul" kendaraan lain

rombongan ditutup oleh sweeper yg menggunakan hazzard yg berarti memperigati kendaraan dari belakang yg akan menyusul agar berhati hati

jadi.. bayangkan aja.. kalu semua rombongan menggunakan hazzard.. hehehe
artinya semua partisipan touring dalam kondisi darurat....

jelas jelas kalu kita mengerti benar apa fungsi break lamp, kita bisa melatih reflek pengereman dalam jarak antar motor cukup dekat dengan hanya berpatokan dari reaksi break lamp

reflek ini lebih safe dibandingkan bergantung dari tanda tanda tangan dan kaki

ada pertanyaan.. bagaimana kalu rekan satu rombongan touring di depan seringkali melakukan panic brake..
jawabannya simple..
pretouring berfungsi untuk membuat rider mengadaptasi irama rombongan..

dan proses adaptasi ini rata rata berlangsung 1 s/d 4 jam pertama perjalanan

tanda-tanda bahwa rombongan sudah mengadopsi irama yg sama.. menurut salah seorang rekan.. apabila leader berkecepatan 80km/j.. sweeper dalam formasi 10 motor akan memiliki kecepatan yg sama dengan vorjrider..

nah, bahas dong ris :D

balik ke topik: jangan gunakan hazzard dalam kondisi hujan deras.. potensi bahayanya lebih besar dibandingkan dengan hanya membuat kita diketahui kendaraan lain

mozes
03-12-2004, 09:24
dari postingan si edwin...jadi inget jalan lintas sumatra..
biasanya klu udah mulai dari sumbar menuju sumut..
mobil sebelah kiri biasanya menyalakan sein kanan..(begitu juga sebaliknya)..yang bermaksud agar mobil dari arah berlaawanan bisa lebih waspada..
apalagi kalau lawannya bis lintas sumatra...yg supirnya lupa pedal rem dimana...hahhahhaaaaaa...

De Cahya
03-12-2004, 10:58
Wah Boris nech.. kalo loe dah bikin opini duluan mah gw gak perlu harusnya :-),
Gw yakin loe masih inget za, waktu kita pulang dari bantuin acaranya kampus mana tuh yang loe bawa "sibiru" di tol dan ujan deres banget. kita ngediskusiin soal ini. waktu itu emang masih tanda tanya kecil buat gw, tapi beberapa literatur dan pencerahan temen2 IMI yach gitulah kenyataannya.

Lanjutannya mungkin sekedar usul, modul touringnya ditambahin hand signal untuk hazzard lamp. tapi cuma untuk pemakaian tertentu yang didefinisikan dengan jelas. barusan gw cari dibeberapa literatur yang ada di gw memang gak ada, jadi HTML bakuin aja sendiri.
Atau lebih baik gak usah pake hand signal, kalo RC pasang hazzard lamp. rombongan ikut menyalakan. juga sebaliknya jika RC mematikan tentunya.
Atau HTML beli helmet communicator buat semua petugas, jadi hand signal apalagi sinyal kaki yang membahayakan itu, bisa dihapuskan dari permukaan jalanan. :-)

Untuk penggunaan yang sudah jelas :
1. Jika salah satu atau lebih kendaraan konvoy mengalami ganguan dan harus menepi, hazzard lamp kendaraan yang paling mendekati arus jalan (atau seharusnya kendaraan rear safety officer, usually we call it sweeper) yang menyala untuk memberikan sinyal kepada kendaraan yang melaju kearah (hendak melewati) konvoy yang sedang menepi.
2. Jika kendala terjadi pada kendaraan dibagian belakang urutan formasi konvoy, dalam hal helm tidak dilengkapi radio komunikasi, safety officer yang bertugas menginformasikan kepada RC atau front safety officer (we usually call it vooridjer) menyalakan hazzard selama mendahului formasi. Hal ini berarti juga, kendaraan dalam formasi segera mengurangi kecepatan sampai ada signal dari RC.
3. Dasar Pertimbangan yang diambil oleh RC dalam rangka penggunaan hazzard lamp adalah, Keutuhan formasi dan ketepatan teknis perjalanan (agenda dan check point) dengan serta mendahulukan keamanan pengguna jalan lainnya.

Back to you guys also.
Best, ade.

dedot
03-12-2004, 11:20
pade binun jadinye yagh...
kalo aslinye gw rasa tuh lampu pungsinya khusus buat keadaan berenti darurat kayenye, sebab dari tanda gambar di tombol ada segitiga ame buletan (cmiiw), trusa masalah penggunaanya di sesuaikan lagi dengan keadaan misalnya ada rombongan TNI/POLRI, tamu negara, presiden, konvoi dll, pasti pada nyalain tuh lampu hazzard karena sudah menjadi TRADISI yang lama.
Nah sekarang tinggal kita merasa sadar ato tidak perlunya penggunaan dari lampu tersebut...
cmiiw

De Cahya
03-12-2004, 11:28
[QUOTE=pendapat saya bahwa hazard juga sangat kita perlukan di saat kita touring, agar kita dapat mengenali temen kita melalui spion. itu aja pendapat saya ... dan sekali lagi maaf...[/QUOTE]

Benar juga Bro,
pertama :untuk memudahkan coba cek lagi, apakah spion kita sudah representative atau well standard, sehingga sudut pandang dibelakang kita bisa lebih jelas.
yang kedua : jika memang dibutuhkan kontrol formasi oleh peserta touring (seharusnya ini tugas safety officer pak) alternatifnya, pake sein kanan saja untuk mengantikan hazzard.

Bro mooh, aku fikir kedip bareng sama kedip gantian yach sama aja lah efeknya.. ya gak bro :-)

mblangsak
03-12-2004, 13:12
@syaied : tul bro, efek hipnotis itu kalo kita jalan jaoh, dan perjalanan sangat lama (bored sepi)... gw ngeliat nya jadi bahaya, kalo dalam kota sih gw ngeliatnya masih fine2 ajah :D

gw suka penuturan bro edwin :thumbup: , gimana sikap TAB dijalan pas turing ..sein kanan, sein kiri... bagus bener itu... wah perlu banyak latihan yach kayaknya :binky:

nah topic nya hazzard di kala hujan deras, gimana? apakah red lamp masih kurang aware? apa nggak balik ke awal ajah, lampu hazzard sendiri guna nya apa?



:-k

Skeleton
03-12-2004, 14:07
Gile juga loe ye.. posting jam 3 pagi.. abis Tahajud Win :)

Di SOP Touring tidak tercantum tata cara penggunaan Hazard Win.. Emang sih Hazard/Flip Flop sempat disebut2 dikategori perlengkapan standard PETUGAS touring, itupun istilahnya safety flash light (maksudnya bukan senter, gw juga bingung dapet terminology-nya dari mana, = hazard/flip flop).

Waktu terakhir finalisasi SOP hazard/flip flop/safety flash light belum terpikir terlalu serius. Sejak awal pemasangan hazard memang bukan kewajiban bagi peserta Touring. Oleh sebab itu tidak terpikir detail untuk pengaturan penggunaan hazard. Sedangkan untuk petugas, wajib memakai hazard. Memang tata cara penggunaannya juga belum dirumuskan detail.

Kalau melihat dari usulan elu, quoted from Prosedur Touringnya TAB, sepertinya sih ok juga. Tapi agak repot kali ya untuk aplikasi di rombongan HTML. TAB kan club yg udah well organized, membernya juga sudah highly experience buat touring bareng, rata2 skill dan kordinasinya juga oke punya. Tapi intinya rekomendasinya bagus banget.

Sekarang di HSRT kita masih brainstorm tentang rekomendasi penggunaan hazard, gw pikir rekomendasi loe bagus buat dipertimbangkan.. Ayo rekan2 ada usul yang lain? Kalau HSRT sudah bisa menyimpulkan nanti rekomendasinya kita berikan ke Divisi Touring untuk implementasi dan aplikasi di lapangan.

Let's discuss..

Fadly
27-12-2004, 16:19
G tertarik juga tuh pake lampu Hazard....lumayan kan buat malem kalo ujan.
Kira 2 berapa duit yah harganya and ada efek sampingnya gak yah ???
Thanks a lot for the info dude.....

saat
15-04-2005, 16:53
waaa jdi puyeng ,
klo si item sexi sih ujan deras apalagi bekabut , mendingan neduh sambil ngupi + gorengan ,,,top dah......

Skeleton
15-04-2005, 17:43
Tapi hujan-hujanan asyik juga loh.. cobain deh sesekali.. tapi yang pas deresnya ya bang.. kalo tinggal beceknya doang sih udah ga' seru.. :tongue7:

chanus
09-11-2005, 23:57
Saat mengemudi pada cuaca hujan apalagi kian deras di jalanan tol siapapun bakal merasa terganggu dengan nyala lampu hazard (ke-empat sen berkedip-kedip) mobil lain yang bergerak.
Anehnya banyak pemilik mobil yang bagai prosedur baku, segera menyalakan hazard kala hujan. Padahal, sebetulnya dia juga bakal terganggu oleh kedipan lampu berwarna oranye itu. Sekarang, kebiasaan ini semakin menjadi di hampir seluruh ruas jalan di Tanah Air.

Walaupun amat mengganggu, ternyata kian banyak pengemudi yang mengaktifkan hazard kala mobil melaju. Di bawah guyuran hujan dengan jalanan licin, Jelas kegiatan itu amat membahayakan. Perilaku ini adalah salah besar.

Di Dunia internasional, menurut mantan pembalap nasional AswinBahar, menyalakan hazard kala mobil bergerak, apalagi ketika hujan, adalah
PELANGGARAN BERAT ATAS ATURAN LALU LINTAS DARAT. "Kalau di negara lain pasti telah ditindak oleh petugas," urai Aswin. Karena itu, pemegang sejumlah sertifikat sekolah mengemudi dari beberapa negara Eropa,
Amerika Serikat, dan Jepang ini menyatakan, budaya menghidupkan hazard kala hujan harus
segera dihentikan.

Petugas tol, polisi, dan mungkin wartawan harus menyosialisasikan bahwa hazard hanya boleh dinyalakan kalau mobil berhenti.

Bisa karena rusak atau berhenti akibat keadaan darurat," pintanya. Namun,bagaimana dengan semangat ingin memberitahukan adanya mobil dengan menyalakan hazard itu kala hujan deras dan banyak kendaraan sedang sama-sama melaju dijalanan? Menurut Aswin Bahar, maksud baik itu cukup dengan menyalakan lampu. Berikut rekomendasinya atas penggunaan lampu kala berkendara pada cuaca hujan.
Gunakan hazard hanya bila darurat Lampu hazard, nyala berkedip pada keempat sen, merupakan tanda darurat bagi sebuah mobil. Maka, hazard
hanya boleh diaktifkan bila mobil mengalami kondisi kedaruratan. Bisa akibat mogok atau harus berhenti karena sesuatu alasan. Pendeknya, hazard hanya diperuntukan memberi tanda peringatan bagi kendaraan lain
dan hanya boleh dinyalakan kala mobil berhenti dipingir jalan.

Gunakan lampu kecil bila hujan dengan semangat ingin memberi 'tanda' bahwa mobil sama-sama melaju di tengah hujan, cukup dengan menyalakan
lampu utama kendaraan bersangkutan. Kalau kian deras dan cuaca amat gelap, nyalakan lampu kabut. Di sini perlunya memasang lampu kabut pada setiap mobil yang berpotensi sering melalui cuaca hujan dan gelap. Lampu belakang berwarna merah, merupakan pilihan tepat bagi upaya memberitahukan posisi mobil.
Pilihan warna ini telah melalui serangkaian riset pabrikan otomotif selama bertahun-tahun.
Artinya, hanya warna itu yang dianggap aman dan bisa menembus gelombang cuaca hujan hingga kabut. Nyala lampu belakang itu telah cukup menerangi sekitar mobil. Maka untuk memberitahukan posisi mobil saat cuaca hujan
atau kabut sekalipun, tak harus dengan menyalakan hazard.

Selalu pakai sen bila berpindah jalur, penggunaan lampu sen wajib bagi pengemudi yang hendak berbelok dan berpindah jalur.
Bagi penguna jalan tol, kegiatan ini mutlak amat penting. Apalagi bila hujan sedang bertandang amat deras, penggunaan sen (sign) amat membantu pengemudi lain untuk waspada.

Bayangkan, bila Anda menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu pengemudi lain, lampu sen-pun tak akan berfungsi.

(*from www.vespa-indonesia.com)

Vincent
10-11-2005, 01:47
I agree with this !

ryafan
10-11-2005, 03:47
Coba check disini (http://www.honda-tiger.or.id/forum/showthread.php?t=707&highlight=hazard)...

BlueTiger
13-11-2005, 08:01
Kalau di mobil2 Eropa, khan dilengkapi dengan Lampu Kabut belakang yang nyala terus berwarna Merah dengan intensitasnya sama dengan Lampu Rem (lebih terang dari lampu kecil/ senja). Gimana kalau kita lengkapi aja sendiri bagi yang belum punya. Solve khan masalahnya...

édwin
13-11-2005, 08:06
om chanus, digabung yak
sudah dibahas lama skali

om bluetiger, hhmm.. kebanyakan temen² sudah menggunakan box givi dengan stop light, bisa dirubah agar menyala terus
mirip taxi yak om

indra_alif
16-11-2005, 15:20
waaaah...asik juga sheringnya...nambah lagi pengetahuan ane..hehehehe...

Pringgo
03-12-2006, 21:21
angkat lagi ah...
buat ngingetin aja....

ale72
04-12-2006, 19:15
FYI,
dari milis moge

yup win.. kemaren pre turing Bogorianz pada ngeluh "kelelahan mata"..saat berjalan sekitar 30 menitan..

kalo lampunya di buat redup gimana ya??

Skeleton
04-12-2006, 20:33
sepemahaman gw, hasil riset dari simulasi touring HSRT udah diatur tata cara penggunaan hazard saat konfoi.

Tunggu aja, bentar lagi di share sama Epenk

djibhon
27-02-2008, 10:21
Flaser kan nyalanya :
ato motor dalam keadaan hujan lebat, sehingga pandangan
terbatas, mungkin ada baiknya menggunakan Hazard tuk
menambah daya lihat kendaraan dibelakangnya.cmiiw.

Nova
B 7199 SZ

Tetep gak boleh bro, soalnya lampu rem/ lampu merah di belakang sudah cukup. Justru kalo lampu hazard nyala, bisa membingungkan kendaraan di belakangnya jika kita akan pindah jalur.

Penggunaan warna lampu2 ini sudah di uji sebelum di patenkan untuk warna lampu kendaraan bos.....

aRiV
27-02-2008, 11:54
kalo di sini, nandain mobil trouble bukan pake hazzard, tapi pake patahan dahan yang masih ada daunnya ....:D kebiasaan yang aneh....tapi terbukti komunikatif.

Shed-7
27-02-2008, 12:42
tull,

ane satuju aja sama mas broo..

tapi kayaknya untuk menghapuskan budaya yang sudah melekat itu susaah lo di setiap orangg mas brooo...

:icon_axe:

lordgreendha
27-02-2008, 13:09
Dulu saya pernah kenal sama anak New Zealand yang homestay disini, waktu pulang dari puncak menjelang maghrib ujan turun deras sampai benar-benar mengganggu jarak pandang. secara refleks saya ON-kan lampu hazard, secara refleks juga teman saya menepuk bahu saya seraya berkata setengah menegur "Kenapa kmu aktifkan lampu peringatan-nya??" saya yang bingung balik bertanya "why, memangnya salah??" dia lebih bingung lihat ekspresi saya "uhmmm...i'm sorrry if i'm wrong but, di tempat saya, if you do that, saya pastikan license kamu will get suspended"

Sempet kaget saya denger statement dia, saya berpikir "menyalakan lampu Hazard SIM bisa ditahan??" setelah bertanya-tanya ternyata penjelasan dia begini

'jika kita menyalip kendaraan dalam cuaca hujan deras, maka sudah dipastikan mata kita dipaksa untuk melihat dengan cermat, kecepatan kendaraan juga ditambah untuk mendahului dan apakah jalur yang akan kita lalui aman untuk menyalip, kondisi demikian akan memacu andrenalin untuk dipompa lebih. ketika menyalip ntah dari kiri ato kanan tiba-tiba setelah melewati beberapa kendaraan anda melihat lampu sign yang menyala (yang sebenaranya hanyalah lampu hazzard), dalam kondisi demikian (jarak pandang terbatas) bila kita tidak panik maka kita bisa dengan terkontrol melambatkan laju kendaraan ato memberikan lampu DIM untuk memberitahu kendaraan tersebut agar jangan dulu keluar jalur untuk menyalip karena ada kita dibelakangnya (itupun klo kita terlihat di spion dia). tetapi bila kita panik karna jarak pandang terbatas + andrenalin yang berlebih karna apa yang ditakutkan terjadi...anda bisa saja Hard Break karena kaget melihat lampu sign yang tiba-tiba bersinar ditengah hujan deras, dan bila itu terjadi dalam cuaca ujan deras, anda bisa bayangkan apa yang terjadi???..'

itulah kenapa di sana SIM saya bisa ditahan hanya karena menghidupkan lampu Hazzard.. karena saya bisa mencelakai org lain karena tertipu lampu Hazzard saya dan kedipannya pun mengganggu pandangan pengemudi dibelakangnya.

patra
27-02-2008, 13:31
Dulu saya pernah kenal sama anak New Zealand yang homestay disini, waktu pulang dari puncak menjelang maghrib ujan turun deras sampai benar-benar mengganggu jarak pandang. secara refleks saya ON-kan lampu hazard, secara refleks juga teman saya menepuk bahu saya seraya berkata setengah menegur "Kenapa kmu aktifkan lampu peringatan-nya??" saya yang bingung balik bertanya "why, memangnya salah??" dia lebih bingung lihat ekspresi saya "uhmmm...i'm sorrry if i'm wrong but, di tempat saya, if you do that, saya pastikan license kamu will get suspended"

Sempet kaget saya denger statement dia, saya berpikir "menyalakan lampu Hazard SIM bisa ditahan??" setelah bertanya-tanya ternyata penjelasan dia begini

'jika kita menyalip kendaraan dalam cuaca hujan deras, maka sudah dipastikan mata kita dipaksa untuk melihat dengan cermat, kecepatan kendaraan juga ditambah untuk mendahului dan apakah jalur yang akan kita lalui aman untuk menyalip, kondisi demikian akan memacu andrenalin untuk dipompa lebih. ketika menyalip ntah dari kiri ato kanan tiba-tiba setelah melewati beberapa kendaraan anda melihat lampu sign yang menyala (yang sebenaranya hanyalah lampu hazzard), dalam kondisi demikian (jarak pandang terbatas) bila kita tidak panik maka kita bisa dengan terkontrol melambatkan laju kendaraan ato memberikan lampu DIM untuk memberitahu kendaraan tersebut agar jangan dulu keluar jalur untuk menyalip karena ada kita dibelakangnya (itupun klo kita terlihat di spion dia). tetapi bila kita panik karna jarak pandang terbatas + andrenalin yang berlebih karna apa yang ditakutkan terjadi...anda bisa saja Hard Break karena kaget melihat lampu sign yang tiba-tiba bersinar ditengah hujan deras, dan bila itu terjadi dalam cuaca ujan deras, anda bisa bayangkan apa yang terjadi???..'

itulah kenapa di sana SIM saya bisa ditahan hanya karena menghidupkan lampu Hazzard.. karena saya bisa mencelakai org lain karena tertipu lampu Hazzard saya dan kedipannya pun mengganggu pandangan pengemudi dibelakangnya.

nice story....

yus.kapopa
04-03-2008, 07:48
untung mongtor ane ga punya sen...xiixiiiii

Pringgo
04-03-2008, 08:24
kalau mau belok gimana om?

Kan juga membahayakan pemakai jalan yang lain jika kita belok tanpa memberi petunjuk dengan lampu sen.

*Sebenernya bisa aja sih pake tangan yang melambai-lambai. :-)

patra
04-03-2008, 09:42
kalau mau belok gimana om?

Kan juga membahayakan pemakai jalan yang lain jika kita belok tanpa memberi petunjuk dengan lampu sen.

*Sebenernya bisa aja sih pake tangan yang melambai-lambai. :-)
oleh karena itu

jangan gunakan hazzard..... tetap gunakan sein....

sebaiknya pada mobil ditambahkan lampu berwarna merah tambahan, soalnya kijang gw kalo lagi hujan badai, lampunya cuman kelihatan kayak mata kucing....
*nunggulampuepwanpesenangw*